Selasa, November 25, 2008

Berpikir Sederhana

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.

Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

mari kita berpikir sederhana dan terstruktur kawan,,(bwt blogger pribadi pesannya)

disunting dari Bossyana

Minggu, November 23, 2008

Tips Mengatasi Flu

LANGKAH PERTAMA SAAT TERKENA FLU

1. Istirahat di tempat tidur jika merasa demam.

2. Untuk mengurangi sekresi yang terkumpul dijalan pernapasan dan menjaga tenggorokan tidak terasa kering, sering-sering minum air putih.

3. Hindari minum susu ataupun produk olahannya karena susu bisa mempertebal sekresi mukus (dahak) sehingga akan sulit dikeluarkan.

4. Jika gejala flu tidak tertahankan, konsumsi obat flu yang dijual bebas. Telitilah membaca label, kandungan obat, efek samping, serta aturan pakai yang tertera pada kemasannya.

5. Jika gejala semakin memburuk dalam waktu 72 jam atau lebih, juga disertai batuk yang tidak mau reda, segera hubungi dokter.


PENANGKIS FLU

Vitamin C.
Membantu penderita flu mengurangi rasa tidak enak badan karena bekerja sebagai antioksidan (menegah radikal bebas dalam tubuh dan menghancurkannya).

Sup ayam.
Berperan meningkatkan imunitas tubuh, juga membantu membersihkan mukus (dahak) dari saluran pernapasan dan menghilangkan bulion yang mengandung substansi pembawa virus pilek. Jika disajikan dalam keadaan hangat, uap yang dihasilkan dapat berfungsi megatasi sesak napas.

Daging rebus.
Makanan ini kaya akan seng dan mineral lain yang dapat merangsang beroperasinya sistem kekebalan tubuh.

Buah sitrun dan jus buah-buahan.
Memiliki efek antihistamin (antialergi).

Bawang putih.
Dapat membantu melawan virus sehingga mengurangi gejala flu, mempercepat waktu penyembuhan dan mengurangi peluang terjangkitnya virus lain untuk datang.Juga bersifat antivirus sehingga dapat berperan sebagai pencegah infeksi alami. Manfaat bawang putih tidak berkurang meskipun dimasak.

L a d a .
Mengandung capsaicin (sejenis zat yang memberikan rasa hangat) yang dapat membantu melapangkan jalan napas atas (hidung, pangkal hidung, dan laring).

K e t u m b a r .
Cara praktisnya ketumbar direbus, tambahkan jahe, daun bawang putih dan madu. Air rebusan disaring lalu diminum. Untuk menghilangkan batuk, air rebusan ketumbar dibubuhi kayu manis, kumis kucing dan gula aren.

Untunglah, flu bisa sembuh dengan sendirinya bila gejalanya tidak parah dan tidak menimbulkan komplikasi. Syarat utamanya adalah, istirahat dan memngkonsumsi berbagai bahan makanan dan obat yang sesuai.

Penulis menemukan akhir-akhir ini dari rekan saya,bahwa tidak sedikit dari kita yang terserang Flu,, hey semoga tips ini bermanfaat :

Langkah lain mencegah Flu yang lain adalah :

- Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun
- Minum banyak air putih, minimal 8 gelas sehari
- Usahakan menghindari orang lain yang terkena flu
- Jaga selalu daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, makan makanan yang bergizi, olahraga teratur dan selalu penuhi kebutuhan vitamin C.



sumber : Hudzaifah.org & astaqauliyah.com untuk romanajemen.blogspot.com

Sabtu, November 22, 2008

Prasangka

Dikisahkan, seorang janda miskin hidup berdua dengan putri kecilnya yang masih berusia sembilan tahun. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar demi kelangsungan hidup mereka. Hidup penuh kekurangan membuat si kecil tidak pernah bermanja-manja kepada ibunya seperti anak-anak kecil lainnya.

Suatu hari di musim dingin, saat selesai membuat kue, si ibu tersadar melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia pun keluar rumah untuk membeli keranjang baru dan berpesan kepada putrinya agar menunggu saja di rumah. Pulang dari membeli keranjang, si ibu menemukan pintu rumah tidak terkunci dan putrinya tidak ada di rumah. Spontan amarahnya memuncak. Putri betul-betul tidak tahu diri! Cuaca dingin seperti ini, disuruh diam di rumah sebentar saja malahan pergi bermain dengan teman-temannya!

Setelah selesai menyusun kue di keranjang, si ibu segera pergi untuk menjajakan kuenya. Dinginnya salju yang memenuhi jalanan tidak menyurutkan tekadnya demi kehidupan mereka. Dan sebagai hukuman untuk si putri, pintu rumah di kuncinya dari luar. "Kali ini Putri harus diberi pelajaran karena telah melanggar pesan," geram si ibu dalam hati.

Sepulang dari menjajakan kue, mata si ibu mendadak nanar saat menemukan gadis kecilnya tergeletak di depan pintu. Dengan berteriak histeris segera dipeluknya tubuh putrinya yang telah kaku karena kedinginan. Dengan susah payah dipindahkannyalah tubuh putri ke dalam rumah.

"Putri...Putri...Putri..., bangun, Nak! Ini ibu, Nak! Bangun, Nak! Ibu tidak marah kok. Bangun Putri anakku!" Serunya sambil menangis merung-raung dan berusaha sekuat tenaga membangunkan dengan menguncang-guncangkan tubuh si putri agar terbangun. Tetapi putri tidak bereaksi sama sekali.

Tiba-tiba terjatuh dari genggaman tangan si putri sebuah bungkusan kecil. Saat dibuka, ternyata di dalamnya berisi sebungkus kecil biskuit dan secarik kertas usang. Dengan tergesa-gesa dan tangan yang gemetar hebat, si ibu segera mengenali tulisan putrinya yang masih berantakan tetapi terbaca jelas.

"Ibuku tersayang, Ibu pasti lupa hari istimewa Ibu ya. Hi... hi... hi..., ini Putri belikan biskuit kesukaan ibu. Maaf Bu, uang putri tidak cukup untuk membeli yang besar dan maaf lagi Putri telah melanggar pesan Ibu karena meninggalkan rumah untuk membeli biskuit ini. Selamat ulang tahun, Bu. Putri selalu sayang, Ibu!" Dan meledaklah tangis sang ibu.


Pembaca yang budiman,

Huai Ie, prasangka sering mendatangkan petaka adalah kalimat yang cocok dengan kisah tadi dan penyesalan biasanya datang menyusul di belakang itu. Begitu banyak masalah dan problem di dunia ini muncul karena prasangka negatif maka butuh kedewasaan dalam mengendalikan pikiran agar kebiasaan berprasangka tidak kita layani begitu saja dan sedapat mungkin kita hilangkan. Kita ganti dengan berfikir positif sekaligus hati-hati dengan demikian memungkinkan hubungan kita dengan orang lain akan menjadi harmonis dan membahagiakan.

oleh : Andrie Wongso dipetik ulang oleh romanagement hikayah

Beliau penulis buku Sang Pembelajar dan juga 16 Wisdom a way for succes!
yang telah sayah baca bukunya ..Alhamdulillah,mudah2an kita selalu diberikan
Prasangka2 baik..aamiin InsyaAllah.

Rabu, November 19, 2008

Tulisan yang Baik Adalah... (Bag 2)



5. Memaparkan ide, konsep, gagasan, atau hasil perenungan yang bermanfaat bagi khalayak umum.
Ide, konsep atau gagasan bisa kita petik dari siapa pun dan dari sumber apapun. Atau bisa juga semua ide, gagasan atau konsep yang sudah kita baca kemudia direnungkan secara dialektis untuk kemudian melahirkan ide atau konsep yang baru. Jangan sekali-kali menjadi plagiat. Kita harus jujur dengan ide, gagasan atau konsep yang dikemukakan. Kalau ide, gagasan atau konsep itu "milik" orang lain maka kita wajib mencantumkan siapa "pemilik" ide tersebut, dan mencantumkan sumbernya. Sedangkan ukuran bermanfaat atau tidaknya bagi pembaca akan ditentukan oleh sebarapa luas wawasan kita dalam memahami persoaln sosial kemsayrakatan.

6. Penulisnya menguasai betul persoalan yang hendak ditulis.
Yang dimaksud dengan "menguasai betul persoalan yang hendak ditulis" adalah seorang penulis hendaknya memiliki referensi yang komperhensif tentang persoalan yang akan diangkat ke dalam tulisan. sehingga tulisan yang dibuat memiliki bobot yang memadai sebagai sebuah bentuk kontribusi dari penulis bagi para pembaca. Dalam arti lain, penulis sebisa mungkin harus menyajikan sebuah tulisan yang tidak akan mengundang sinisme pembaca.
Apabila kita memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan maka alangkah baiknya kita menulis di seputar kesehatan. Bukan saja kredibilitas tulisan akan terjaga melainkan juga kita akan semakin dituntut untuk berkonsentrasi di bidang yang kita kuasai. Kian lama kita menjadi seorang yang ahli di bidang kesehatan, sehingga redaktur akan semakin mengenal tulisan kita.

7. Menarik, runut, dialektis, argumentif, obyektif
Menarik, artinya menceritakan sebuah kesan bagi pembaca bahwa tulisan yang dibuat adalah sesuatu yang layak untuk dibaca. Runut, artinya tulisan harus dibuat secara sistematis dengan metedologi yang mudah dicerna oleh para pembaca. Argumentatif, artinya sebuah tulisan tidak dimuati oleh asumsi-asumsi yang belum teruju, melainkan berdasarkan argumentasi atau alasan-alasan logis yang dapat "diterima" oleh akal sehat. Obyektif, artinya tulisan yang dibuat tidak berdasarkan nilai kebenaran versi si penulis semata. Sedapat mungkin harus menghindarkan diri dari unsur-unsur subyektivisme. Dengan demikian, tulisan kita bukan untuk saja menarik dan enak untuk dibaca melainkan juga isinya bisa dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun secara intelektual

8 Makna atau pesan dalam tulisan harus "sampai" kepada para pembaca..
Tulisan yang baik adalah tulisan yang dapat mentransformasikan pesan-pesan yang ada di dalam tulisan menjadi sampai kepada para pembaca. Dalam hal ini, bahasa yang digunakan harus mudah dipahami dan mudah dicerna oleh para pembaca. Jangan sekali-kali, seorang penulis, beranggapan bahwa pola pikirnya sama dengan pola pikir para pembaca. Sedapat mungkin seorang penulis mampu membaca peta pola pikir para pembaca dari masing-masing media. Paling tidak, pola pikir anak muda (ABG) tentu berbeda dengan pola pikir manusia setengah baya, dan seterusnya. Jadi, tulisan yang kita buat harus disesuaikan dengan siapa yang akan membaca tulisannya.

9. Untuk penulisan kata-kata asing sebaiknya disertai penjelasan
Kata-kata asing biasanya ditulis miring dalam kurung. usahakan sebisa mungkin untuk tidak terlalu banyak menggunakan istilah-istilah asing. Kendati demikian, pnggunaan kata-kata asing memang tidak apa-apa selain hal ini diperlukan agar tifak terjadi salah tafsir para pembaca. Dalam penulisan bahasa Indonesia lazimnya kata-kata atau istilah asing disimpan dalam kurung dengan cetak miring. Misalnya : massa mengambang (floating mass)

10. Memahami gaya bahasa yang dikembangkan sebuah media massa.
Jika kita hendak mengirimkan sebuah tulisan kepada salah satu media massa, harus memperhatikan betul karakter dan gaya bahasa yang digunakan oleh media tersebut. Gaya bahasa majalah remaja, tentu berbeda dengan gaya bahasa majalah umum. Gaya bahasa TEMPO, Femina, Gadis tentu berbeda. begitu juga dengan gaya bahasa KOMPAS atau Pikiran Rakyat

Selasa, November 18, 2008

Tulisan yang Baik Adalah... (Bag I)

Parameter untuk tulisan yang baik yang penulis maksudkan adalah beberapa indikasi kelayakan sebuah tulisan untuk diterbitkan, baik oleh majalah maupun oleh koran. Parameter ini bersifat umum. Jadi, hampir semua media massa menggunakan parameter tersebut. Namun di balik semua itu ada tiga faktor lain yang baik secara teknis atau non teknis, bisa mempengaruhi dimuat tidaknya sebuah tulisan. Beberapa parameter yang dimaksud dengan tulisan yang baik, di antaranya :

1. Mengandung Unsur Baru, atau ada sisi lain yang bisa dikemukakan.

Yang dimaksud dengan "mengandung unsur baru" adalah sebuah tulisan harus sedapat mungkin mengangkat hal-hal yang baru, baik yang menyangkut konsepsi, teori, atau perkembangan terbaru yang sedang trend. Atau ada sisi lain, baik itu cara pandang alternatif, hasil olah dialektika alternatif, atau bisa juga mengungkapkan hal-hal yang klasik tetapi dengan cara pandang yang berbeda. hal-hal atau unsur baru ini, dapat diketemukan manakala kita dapat menggali ide. Ide hanya mungkin bisa digali apabila kita memiliki sejumlah referensi, baik teori atau temuan terhadap sebuah kasus atau persoalan. baru kemudian kita membidik persoalan itu secara fokus dengan cara pandang tertentu.

2. Kalau Mungkin Persoalan yang diangkat Adalah Hal yang Aktual (bisa reaktualisasi).

Persoalan yang aktual adalah masalah yang sedang ramai dibicarakan secara luas. Namun hal yang aktual ini tidak bersifat mutlak sebab ada hal-hal klasik yang sebenarnya bisa direaktualisasikan. Tinggal sekarang, dari sudut mana kita mengangkat sebuah kasus atau fenomena, akan turut menentukan seberapa menarik sebuah tulisan dibuat. Ibarat kita melihat sebuah mobil, ketika orang ribut soal trend modifikasi, maka kita juga bisa menulis persoalan mobil yang sama namu dari sisi yang berbeda. Sebagai misal, kita lebih menyoroti mobil tersebut dari sisi karoseri, tahun pembuatan, dan seterusnya. Atau ibarat menggambar sebuah obyek. Kalau masyrakat sedang menyenangi gambar harimau yang sedang marah, maka sedapat mungkin kita harus menggambar harimau yang sedang marah.

3.Tidak Bersifat Menggurui, tidak bertele-tele

Kelemahan dari banyak penulis pemula adalah adanya pemunculan ego dari si penulis. Seolah dirinya lebih tahu dan lebih paham atas sebuah persoalan sehingga menganggap dirinya memiliki argume yang tidak terbantahkan. Akibatnya, sering sebuah tulisan terkesan menggurui. Atau, ada juga persoalan hal ini biasanya terjadi atai dialami oleh sebagian besar penulis pemula adalah tulisan dibuat dengan bertele-tele. Banyak terjadi adanya pengulangan kalimat atau kata (repetisi), atau karena terlalu menonjolkan satu sisi maka sisi dari persoalan yang sama menjadi tidak tersentuh. Akibatnya sebuah tulisan menjadi menjenuhkan. jadi bagaimana mengajak tahu pembaca atas sebuah tulisan menjadi menjenuhkan. jadi bagaimana mengajak tahu para pembaca atas sebuah persoalan yang diangkat menjadi penting, hal ini berbeda dengan mengahdirkan kesan menggurui. untuk itu, pemilihan kata dan kalimat hendaknya menjadi perhatian serius bagi setiap calon penulis. Tetapi juga jangan memberikan kesan "merendahkan diri" penulisnya.

4. Tidak Mendikte, atau memaksakan kehendak.

Maksudnya adalah sebuah tulisan harus ,menghindari dari kesan mendikte pembaca. sekalikali jangan beranggapan bahwa pembaca lebih bodoh dari penulis. oleh sebab itu, tulisan yang baik adalag tidak bersifat memaksakan kehendak atau mendikte. kalau toh seorang penulis sangat memercayai sebuah teori atau sebuah temua, maka ketika hal itu diangkat dalam sebuah tulisan maka sang penulis harus memosisikan dirinya sebagai seorang yang skeptis, tidak percaya begitu saja terhadap sesuatu namun juga jangan tidak percaya sama sekali terhadapa sesuatu.

Senin, November 17, 2008

10 alasan mengapa Harus Sarapan

Ahli gizi menyebut sarapan sebagai makanan paling penting
sepanjang hari - tapi apa yang mereka tahu?
Hmm..sebenarnya cukup banyak

1. Kita akan membakar kalori lebih banyak
menurut peneliti dari The Mayo Clinic for Medical Education and research, orang-orang yang terbiasa tidak sarapan, membakar kalori 150 lebih sedikit dibanding dengan mereka yang sarapan setiap harinya. Jadi, Anda bisa memilih untuk mengepel lantai selama 15 menit, aerobik
selama 30 menit, atau mengambil pilihan yang mdah, yaitu sarapan

2. Resiko kita terkena demam lebih kecil
Para peneliti Cardiff University mengatakan bahwa orang-orang yang terbiasa sarapan tidak mudah terserang demam, flu, dan penyakit pernapasan lainnya. dibandingkan dengan mereka yang melewatkan sarapan setiap hari. hal ini karena sarapan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda

3. Kita menjadi tidak mudah depresi
Orang-orang yang terbiasa sarapan memiliki kemungkinan lebih kecil tertekan secara emosional, depresi, dan melakukan bunuh diri. Berdasarkan pada penelitian oleh University of Bristol, kekurangan hormon serotonin akan menyebabkan Anda merasa kelelahan, tidakdapat berkonsentrasi, dan mudah terganggu.

4. Pernafasan kita akan menjadi lebih baik.
Orang-orang yang menghindari sarapan lebih baik cenderung menakutkan bagi kolega dan orang-orang terdekatnya dengan bau mulut mereka hingga waktu makan siang,dibandingkan deengan mereka yang sarapan, yang bau mulutnya segera hilang setelah sarapan.Kecuali, Anda hanya makan garlic bread atau bawang bombay mentah.

5. Kita akan lebih hidup lebih lama
lupakan strategi pemasaran produk anti-aging, diet rendah kalori dan mitos air mancur awet muda. Kebenarannya adalah sangat sederhana - orang-orang mencapai usia 100 tahun mengkonsumsi sarapan lebih teratur dibandingkan dengan mereka yang tidak mencapai usia tersebut, menurut penelitian The Stress Institute.

6. Kolesterol akan menjadi lebih rendah
Menurut para peneliti di Nottingham, menghindari sarapan secara teratur dapat membuat kolesterol Anda lebih tinggi. ini tentu saja tergantung pada pilihan hidangan pagi hari anda - Gandum merupakan pilihan yang sangat tepat karena kaya akan serat yang dapat larut, tapi gandum yang digoreng dan menyerap lemak jenuh(saturated fat)bikin pilihan yang baik

7. Kita tidak akan ketagihan Junk Food.
Orang-orang yang suksa sarapan cenderung sulit terkena kemerosotan energi pagi hari dan mengkonsumsi snack rendah gizi daripa mereka yang tidak sarapan. Pengecualian yang jelas adalah jika Anda makan Burger untuk sarapan (a) tidak akan membuat
anda kenyang untuk waktu yang lama dan (b) Anda telah menimbun Junk Food

8. Akan mengurangi resiko Diabetes
Berdasarkan penelitian di Harvard Medical School, orang-orang yang melakukan sarapan
memiliki kemungkinan setengah kali lebih kecil untuk mengalami gula darah,
yang dapat meningkatkan resiko kita terserang diabetes. Mungkin, sangat baik bagi kita yang tidak memulai hari dengan sereal yang mengandung
gula atau dengan cokelat batangan.

9.Kita akan mendapatkan lebih banyak gizi
Sarapan memberi anda vitamin mineral, dan serat, yang akan sulit didapatkan dalam jumlah yang cukup jika anda hanya makan dua kali dalam sehari
kita Belum Cukup yakin? peminum alkohol kawakan cenderung kekurangan vitamin. minum lebih dari empat gelas dalam satu sesi dihitung sebagai peminum alkohol kawakan.

10. Anda akan menjadi lebih pintar
Orang-orang yang sarapan berpikir dan melakasanakan tugasnya di kantor dengan lebih baik dibanding dengan mereka yang melewatkan sarapan.
Sebuah penelitian di The Journal of Psychiatric Researchmenghubungkan antara melakukan sarapan dengan prestasi akademis dan beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa sarapan membantu meningkatkan daya ingat.
Andai saja mereka memberi tahu kita 10 tahun yang lalu..atau mungkin mereka sudah melakukannya, tapi kita seringkali lupa

10 Kebiasan efektif pembicara andal

Pembicara andal selalu menghadapi resiko pada saat ia berbicara atau berpresentasi walau begitu pembicara andal selalu fokus untuk tampil lebih baik Dibawah ini ada 10 kebiasaan efektif yang dilakukan seorang pembicara andal :



1. Selalu berusaha menemukan cara untuk menjadi pembicara andal. Selalu meningkatkan performa dari pengalaman yang dimiliki, selalu belajar dan mencari cara agar materi yang disampaikan sesuai dengan audiens.

2. Selalu tabah untuk meraih kesuksesan. Didalam dunia public speaking tidak ada yang instant. Jangan ragu untuk belajar pada sekolah presenter ataupun rajin-rajin bertanya pada ahli dalam public speaking.

3. Mencintai materi yang akan dibawakan. Audiens tidak akan mendengarkan anda jika anda sendiri tidak interest dengan materi yang anda bawakan.

4. Rasakan dan sensitive terhadap keinginan audiens. Bagikan pengalaman yang tidak menyenangkan kepada audiens ketika anda membawa acara.

5. Menghindari pernyataan maupun joke yang menyinggung audiens. Menggunakan anekdot ataupun quotation untuk menjaga konsentrasi audiens.

6. Menyiapkan materi presentasi dengan teliti. Belajar dari materi yang telah lampau dan menyempurnakannya berdasarkan pengalaman yang ada.

7. Membangun cerita untuk point penting dalam presentasi sehingga kemampuan untuk bercerita (story telling) harus selalu dipelajari.

8. Berkomunikasi dengan seluruh panca indera. 80% komunikasi yang efektif terjalin melalui komunikasi visual dan 20% dari audio dan verbal. Jangan remehkan alat Bantu visual dalam presentasi.

9. Latihan, untuk mencapai kesempurnaan. Berlatih didepan kaca dan teman.

10. Tidak lupa untuk mengapresiasikan diri sendiri. Bersyukur bahwa tidak semua orang diberi kesempatan dan kemampuan untuk menjadi seorang pembicara.

romanagement menyitir ulang from IBSC TV Presenter