Pagi ini kami akan melewati serangkaian acara yang istimewa hari..
Alhamdulillah, rabb..trimakasih atas limpahan karunia-Mu yang tiada pernah hentinya kepada
Hambamu yang bernama Roma Arjakusuma..TrimaKasih ya Rabb.
dengan segelas air putih yang menyegarkan di pagi ini tanggal 20 Agustus 2008, saya siap melakukan serangkain aktivitas, nanti akan ada acara VS (Vision Seminar) dengan pembicara Bapak Abdi Suardin, unicore sengaja menghadirkan pembicara ini untuk 4000lebih peserta Vision Seminar yang akan start mulai pukul 13.00 wib ini.
Entahlah, saya selalu merasakan luapan emosi yang begitu dalam klo menjelang VS..
Seminar yang memiliki banyak keuuntungan, lebih banyak untungnya daripada ruginya kalo menurut hemat saya. 50 rebu doank?? coba kita ambil pembanding dengan seminar-seminar yang diadakan oleh ahli motivator yang ada di Indonesia? yaa.saya rasa jauh lebih murah VS ini, karena apa? karena kita menghadirkan masa yang banyak..bahkan ada banyak orang yang merelakan waktunya di hari minggu untuk jadwal liburan tetapi mereka lebih memilih undangan acara ini..(Hohow..!) patut kita selidiki? sebenarnya ada apa dengan mereka yang mau menyempatkan diri ke acara seminar? yang notabene, seminarkan hanya duduk, kemudian diam terus mendengarkan materi dari pembicar..nah perlu kita kaji bersama mengenai VS ini setelah insyaAllah rangkaian acara hari ini sudah dilewati, nanti saya akan bahas lebih dalam lagi, dijudul bloh yang lain.
Dan Luapan yang emosi yang kedua untuk Hari ini adalah partai BIG MATCH antara PERSIB VS PERSIJA, partai yang selalu syarat gengsi..
Duel yang tak hanya mengahdirkan laga yang sengit didalam lapangan, tetapi aroma persainganpun terjadi hingga luar lapangan, mengingat belum damainya kedua belah pihak supporter dari mereka..padahal damai jauh lebih indah bukan?
bukannya kita masih satu saudara? saudara satu iman ?
ya sudahlah ah..mari kita lewati serangkaian acara minggu ini, begitupun dengan Anda..selamat beraktivitas, berikan yang terbaik saja..hasilnyapun yang terbaik..insyaAllah.
Sabtu, Juli 19, 2008
Rabu, Juli 16, 2008
Mahalnya HIDAYAH! R.A Kartini (Untuk Anda Yg masih Belum Klik) bag 2
"Kyai perkenankanlah saya menanyakan bagaimana hukumnya apabila seseorang yang berilmu, namun menyembunyikan ilmunya?
Tertegun Kyai Sholeh Darat..
"Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?" Kyai Sholeh Darat balik bertanya.
"Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al-Quran yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hati aku kepada Allah, namun aku heran tak habis-habisnya , mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Quran dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Quran itu justru kitab piminan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?"
setelah pertemuan itu nampaknya Kyai Sholeh Darat tergugah hatinya. Beliau kemudian mulai menuliskan terjemah Quran ke dalam bahasa Jawa. Pada pernikahan kartini, kyai Sholeh Darat menghadiahkan kepadanya terjemahan Al-Quran (Faizhur Rohman Fit Tafsiril Quran), jilid pertama yang terdiri dari 13 juz mulai dari surat Al-Fatihah sampai dengan surat Ibrahim.
Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti sesungguhnya. Tapi sayang, tidak lama setelah itu Kyai Sholeh Darat meninggal dunia, sehingga Al-Quran tersebut belum selesai diterjemahkan seluruhnya ke dalam bahasa Jawa.
Dari terjemahan ini Kartini menemukan dalam surat Al-Baqarah ayat 257 bahwa Allah-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minazh-Zhulumaatiilan Nuur)
Kartini terkesan dengan kata-kata Minazh-Zhulumaatiilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya karena kartini merasakan sendiri proses perubahan dirinya, dari kegelisahan dan pemikiran tak-berketentuan kepada pemikiran hidayah (How Amazing!)
Dalam surat-suratnya kemudian, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat "Dari Gelap Kepada Cahaya" ini. (Sayangnya, istilah ini yang dalam bahasa Belanda adalah "Door Duisternis Tot Licht" menjadi kehilangan maknanya setelah diterjemahkan oleh Armijn Pane menjadi "Habis Gelap Terbitlah Terang")
Nampaknya masa-masa ini terjadi transformasi spiritual bagi Kartini. pandangan Kartini tentang Baratpun mulai berubah, setelah sekian lama sebelumnya dia terkagum dengan budaya Eropa yang menurutnya lebih maju dan serangkaian pertanyaan-pertanyaan besarnya terhadap tradisi dan agamanya sendiri.
Ini tercermin dalam salah satu suratnya ;
Bahkan Kartini bertekad untuk berupaya untuk memperbaiki citra Islam yang selalu dijadika bulan-bulanan dan sasaran fitnah. Dengan bahasa halus Kartini menyatakan :
di surat-surat lain :
Tertegun Kyai Sholeh Darat..
"Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?" Kyai Sholeh Darat balik bertanya.
"Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al-Quran yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hati aku kepada Allah, namun aku heran tak habis-habisnya , mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Quran dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Quran itu justru kitab piminan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?"
setelah pertemuan itu nampaknya Kyai Sholeh Darat tergugah hatinya. Beliau kemudian mulai menuliskan terjemah Quran ke dalam bahasa Jawa. Pada pernikahan kartini, kyai Sholeh Darat menghadiahkan kepadanya terjemahan Al-Quran (Faizhur Rohman Fit Tafsiril Quran), jilid pertama yang terdiri dari 13 juz mulai dari surat Al-Fatihah sampai dengan surat Ibrahim.
Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti sesungguhnya. Tapi sayang, tidak lama setelah itu Kyai Sholeh Darat meninggal dunia, sehingga Al-Quran tersebut belum selesai diterjemahkan seluruhnya ke dalam bahasa Jawa.
Dari terjemahan ini Kartini menemukan dalam surat Al-Baqarah ayat 257 bahwa Allah-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minazh-Zhulumaatiilan Nuur)
Kartini terkesan dengan kata-kata Minazh-Zhulumaatiilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya karena kartini merasakan sendiri proses perubahan dirinya, dari kegelisahan dan pemikiran tak-berketentuan kepada pemikiran hidayah (How Amazing!)
Dalam surat-suratnya kemudian, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat "Dari Gelap Kepada Cahaya" ini. (Sayangnya, istilah ini yang dalam bahasa Belanda adalah "Door Duisternis Tot Licht" menjadi kehilangan maknanya setelah diterjemahkan oleh Armijn Pane menjadi "Habis Gelap Terbitlah Terang")
Nampaknya masa-masa ini terjadi transformasi spiritual bagi Kartini. pandangan Kartini tentang Baratpun mulai berubah, setelah sekian lama sebelumnya dia terkagum dengan budaya Eropa yang menurutnya lebih maju dan serangkaian pertanyaan-pertanyaan besarnya terhadap tradisi dan agamanya sendiri.
Ini tercermin dalam salah satu suratnya ;
"Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyrakat Eropa itu benar-benar satu0satunya yang palin baik. tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyrakat Eropa itu sempurna?
Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyrakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?" [Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902]
Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyrakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?" [Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902]
Bahkan Kartini bertekad untuk berupaya untuk memperbaiki citra Islam yang selalu dijadika bulan-bulanan dan sasaran fitnah. Dengan bahasa halus Kartini menyatakan :
"Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai." [Surat Kartini kepada Ny. Van Koh, 21 Juli 1902]
di surat-surat lain :
"Astagfirullah, alangkah jauhnya saya menyimpang" (surat Kartini kepada Ny. Abandanon, 5 Maret 1902]
"Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu: Hamba Allah (Abdullah)." (Surat Kartini kepada Ny. Abandanon, 1 Agustus 1903)
"Kesusahan kami hanya dapat kami keluhkan kepada Allah, tidak ada yang dapat membantu kami dan hanya Dia-lah yang dapat menyembuhkan." (surat Kartini kepada Byonya Abandanon, 1 Agustus 1903)
"Menyandarkan diri kepada manusia, samalah halnya dengan mengikatkan diri kepada manusia. jalan kepada Allah hanyalah satu. Siapa sesungguhnya yang mengabdi kepada Allah, tidak terikat kepada seorang manusia pun ia sebenar-benarnya bebas" (Surat kepada By. Ovink, Oktober 1900)
Habis..oleh Roma, disitir dari inhandlearning.com
smoga bermanfaat.wassalamualaikum
"Kesusahan kami hanya dapat kami keluhkan kepada Allah, tidak ada yang dapat membantu kami dan hanya Dia-lah yang dapat menyembuhkan." (surat Kartini kepada Byonya Abandanon, 1 Agustus 1903)
"Menyandarkan diri kepada manusia, samalah halnya dengan mengikatkan diri kepada manusia. jalan kepada Allah hanyalah satu. Siapa sesungguhnya yang mengabdi kepada Allah, tidak terikat kepada seorang manusia pun ia sebenar-benarnya bebas" (Surat kepada By. Ovink, Oktober 1900)
Habis..oleh Roma, disitir dari inhandlearning.com
smoga bermanfaat.wassalamualaikum
Mahalnya HIDAYAH! R.A Kartini (Untuk Anda Yg masih Belum Klik) bag 1
Pada Awalnya Kartini bersinggungan dengan kurang harmonis terhadap Islam, ini dapat dibaca dari surat-surat berikut ini
"Mengenai agamaku Islam, Stella, aku harus menceritakan apa? Agama Islam melarang umatnya mendiskusikannya dengan umat agama lain. Lagi pula sebenarnya agamaku karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, kalau aku tidak mengerti, tidak boleh memahaminya?"
"Al-Quran terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan kedalam bahasa apapun. di sini tidak ada orang yang mengerti bahasa Araab. Di sini orang diajar membaca Al-Quran tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Kupikir, pekerjan orang gilakah, orang diajar membaca tapi tidak diajar makna yang dibacanya itu.
"Tidak jadi orang sholeh pun tidak apa-apa, asalkan jadi orang yang baik hati, bukankah begitu Stella?" [Surat Kartini kepada Stella, 6 November 1899]
"Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlunya dan apa manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Al-Quran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya, dan jangan-jangan guru-guruku tidak mengerti artinya." [ Surat kartini kepada E.E Abendanon, 15 Agustus 1902]
"Al-Quran terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan kedalam bahasa apapun. di sini tidak ada orang yang mengerti bahasa Araab. Di sini orang diajar membaca Al-Quran tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Kupikir, pekerjan orang gilakah, orang diajar membaca tapi tidak diajar makna yang dibacanya itu.
"Tidak jadi orang sholeh pun tidak apa-apa, asalkan jadi orang yang baik hati, bukankah begitu Stella?" [Surat Kartini kepada Stella, 6 November 1899]
"Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlunya dan apa manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Al-Quran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya, dan jangan-jangan guru-guruku tidak mengerti artinya." [ Surat kartini kepada E.E Abendanon, 15 Agustus 1902]
Untuk ukuran Seorang perempuan dan ukuran zaman itu (bahkan ukuran zaman sekarang sekalipun) pendapat Kartini ini benar-benar sangat kritis dan sangat berani.
Suatu ketika, takdir membawa Kartini pada suatu pengajian di rumah Bupati Demak Pangeran Ario Hadiningrat yang juga adalah pamannya. Pengajian dibawakan oleh seorang ulama bernama Kyai Haji Mohammad Sholeh bin Umar (atau dikenal Kyai Sholeh Darat) tentang tafsir Al-Fatihah).
Kartini tertarik sekali dengan materi yang disampaikan. Setelah pengajian Kartini mendesak pamannya untuk menemaninya menemui Kyai Sholeh Darat. Berikut ini dialog-nya (ditulis oleh Nyonya Fadhila Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat.
Selasa, Juli 15, 2008
HM = Hak Manusia, Holaqoh Muntijah, dan Home Meeting
Hak Manusia = Mendapati Informasi
Hak Manusia = Mendapat kesetaraan hidup dan kiranya akan habis halaman di Blog ini apa kita membahas semua Hak manusia.
Ada hukum yang pasti apabila kita menginginkan hak kita terpenuhi ? Mau tau ? simpel caranya, jawabannya adalah Tunaikan kewajiban dengan niatan yang lurus karena Allah Swt sang pembolak-balik hati. jadi "sagalana kahatean" dengan bahasa yang lain adalah apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. mau contoh konkret ? begini, apapun bentuk kerjaan kita mau itu kita bekerja di bidang komunikasi, hukum, IT, politik dan yang lainnya, kita akan dengan mudah mendapati orang yang penuh dengan ketulusan dan keikhlasan menjalani pekerjaannya, contoh seorang Teller Bank yang bisa kita ketahui dari senyuman, apakah senyuman yang mereka sunggingkan tulus atau tidak. Begitupun dengan kita yang kerapkali melakukan sesuatu tidak menggunakan hati kita (Ikhlas-red), kita lebih sering menimbang apakah hal yang akan kita lakukan baik dimata orang, kita seringkali mementingkan penilaian orang terhadap kita dari situlah muara dari kemalasan terjadi. tapi saya yakin sekali apabila setiap dari kita melakukan sesuatu dengan hati ini (sambil menunjuk ke Arah Jantung) karena letaknya hati memang ada di Jantung, boleh jadi hasilnya dapat memenuhi Hak Manusia : terpuaskan. Ya! cepat atau lambat kita akan dihargai akan ketulusan kita percaya deh. =)
Ada kaitannya dengan Hak Manusia, kita terlahirkan dengan fitrah, fitrah manusia salah satu diantaranya adalah cinta. setelah saya mengetahui adanya konsep Ta'aruf di dalam ajaran saya Islam, saya memutuskan untuk tidak berpacaran, lagian udah lewat massanya, dan itu bagian dari jaman jahiliah saya, hwaa..Rasanya ingin sekali mentertawakan kejadian2 unik dimasa lalu. hihi (Cengar-cengir sendiri) btw sudah semenjak setaun ini saya memiliki calon ta'arufan beliau ini orang medan yang berprikebadian orang jawa, santun dan lembut hwa?,dan masih menyelesaikan studinya di bidang kedokteran sebagai coass bener gt ya? hehe, betapa kagetnya saya, begitu mengetahui tadi sekitar pukul setengah delapan ba'da Isya bahwa dia mengeluarkan Steatment kepada sahabatnya melalui comment di Friendster, bahwa dia sudah jadiaaann, dan dia sayaaang banget sama pasangannya.. cleb cleb! walaupun nggan cleb cleb banget siyh.. karena saya akan menggunakan ledakan2 di hati ini untuk bekerja lebih keras! saya akan lebih cepat berhasil! InsyaAllah, doakan saja, mohon doanya.. sudah ko! tidak ada kekecewaan berlanjut. romanage self division disini sudah berfungsi dengan baik, karena Allah mengaruniakan ketenangan hati disetiap hambanya yang mau mengingat kepada-Nya.
REVIEW HARI INI :
HM = Holaqoh Muntijah, subhanAllah, Walhamdulillah, Walaillahailallah, AllahuAkbar.. baru kemarin bahas mengenai belajar, ehh langsung dihadiahi kembali segudang Ilmu dari Ustadz Ahmad Yani di pengajian tadi Pagi 06.00 - 08.30 waktu Surapati Core. ada satu pembahasan yang menarik yang masih saya ingat betul ketika hindak terlelap ini bahwa.
Landasan orang yang melakukan sesuatu secara professional adalah (Menurut Ibnu Qayim) :
1. Niat
2. Melakukan dengan kualitas
3. Menuntaskan dengan baik
dan poin ketigalah yang menjadi menarik, mengingat kita semua sudah memulainya, kita sudah terlahir di dunia dan kita sudah memulai perputaran roda kehidupan, kita sudah mulai bekerja, maka Tuntaskanlah dan bersegeralah! karena sukses Hak Manusia adalah Hak Sukses, kita dapat memilihnya sebagai sesuatu yang bentuknya Kewajiban, karena hidup kita ini hanyalah satu kali, dan kita tidak akan pernah bisa mengulang waktu kembali. jadi penuhilah Hak-hak mu di muka bumi ini, trima kasih wassalamualaikum
Hak Manusia = Mendapat kesetaraan hidup dan kiranya akan habis halaman di Blog ini apa kita membahas semua Hak manusia.
Ada hukum yang pasti apabila kita menginginkan hak kita terpenuhi ? Mau tau ? simpel caranya, jawabannya adalah Tunaikan kewajiban dengan niatan yang lurus karena Allah Swt sang pembolak-balik hati. jadi "sagalana kahatean" dengan bahasa yang lain adalah apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. mau contoh konkret ? begini, apapun bentuk kerjaan kita mau itu kita bekerja di bidang komunikasi, hukum, IT, politik dan yang lainnya, kita akan dengan mudah mendapati orang yang penuh dengan ketulusan dan keikhlasan menjalani pekerjaannya, contoh seorang Teller Bank yang bisa kita ketahui dari senyuman, apakah senyuman yang mereka sunggingkan tulus atau tidak. Begitupun dengan kita yang kerapkali melakukan sesuatu tidak menggunakan hati kita (Ikhlas-red), kita lebih sering menimbang apakah hal yang akan kita lakukan baik dimata orang, kita seringkali mementingkan penilaian orang terhadap kita dari situlah muara dari kemalasan terjadi. tapi saya yakin sekali apabila setiap dari kita melakukan sesuatu dengan hati ini (sambil menunjuk ke Arah Jantung) karena letaknya hati memang ada di Jantung, boleh jadi hasilnya dapat memenuhi Hak Manusia : terpuaskan. Ya! cepat atau lambat kita akan dihargai akan ketulusan kita percaya deh. =)
Ada kaitannya dengan Hak Manusia, kita terlahirkan dengan fitrah, fitrah manusia salah satu diantaranya adalah cinta. setelah saya mengetahui adanya konsep Ta'aruf di dalam ajaran saya Islam, saya memutuskan untuk tidak berpacaran, lagian udah lewat massanya, dan itu bagian dari jaman jahiliah saya, hwaa..Rasanya ingin sekali mentertawakan kejadian2 unik dimasa lalu. hihi (Cengar-cengir sendiri) btw sudah semenjak setaun ini saya memiliki calon ta'arufan beliau ini orang medan yang berprikebadian orang jawa, santun dan lembut hwa?,dan masih menyelesaikan studinya di bidang kedokteran sebagai coass bener gt ya? hehe, betapa kagetnya saya, begitu mengetahui tadi sekitar pukul setengah delapan ba'da Isya bahwa dia mengeluarkan Steatment kepada sahabatnya melalui comment di Friendster, bahwa dia sudah jadiaaann, dan dia sayaaang banget sama pasangannya.. cleb cleb! walaupun nggan cleb cleb banget siyh.. karena saya akan menggunakan ledakan2 di hati ini untuk bekerja lebih keras! saya akan lebih cepat berhasil! InsyaAllah, doakan saja, mohon doanya.. sudah ko! tidak ada kekecewaan berlanjut. romanage self division disini sudah berfungsi dengan baik, karena Allah mengaruniakan ketenangan hati disetiap hambanya yang mau mengingat kepada-Nya.
REVIEW HARI INI :
HM = Holaqoh Muntijah, subhanAllah, Walhamdulillah, Walaillahailallah, AllahuAkbar.. baru kemarin bahas mengenai belajar, ehh langsung dihadiahi kembali segudang Ilmu dari Ustadz Ahmad Yani di pengajian tadi Pagi 06.00 - 08.30 waktu Surapati Core. ada satu pembahasan yang menarik yang masih saya ingat betul ketika hindak terlelap ini bahwa.
Landasan orang yang melakukan sesuatu secara professional adalah (Menurut Ibnu Qayim) :
1. Niat
2. Melakukan dengan kualitas
3. Menuntaskan dengan baik
dan poin ketigalah yang menjadi menarik, mengingat kita semua sudah memulainya, kita sudah terlahir di dunia dan kita sudah memulai perputaran roda kehidupan, kita sudah mulai bekerja, maka Tuntaskanlah dan bersegeralah! karena sukses Hak Manusia adalah Hak Sukses, kita dapat memilihnya sebagai sesuatu yang bentuknya Kewajiban, karena hidup kita ini hanyalah satu kali, dan kita tidak akan pernah bisa mengulang waktu kembali. jadi penuhilah Hak-hak mu di muka bumi ini, trima kasih wassalamualaikum
Minggu, Juli 13, 2008
Belajar!

Seiring dengan berlalunya Liburan panjang kemarin, tepat hari ini tanggal 14 Seluruh instansi sekolah di Indonesia menjalankan kegiatan belajar mengajar kembali, kalau boleh mengenang jaman dimana saya bersekolah dahulu, rasanya hari pertama sekolah masuk itu seperti mau tidak mau. mau nya karena senang bisa bertemu kembali dengan sahabat disekolah plus juga bisa ketemu kecengan kembali, yang nggak maunya : karena masih terbawa suasana liburan yang menyebabkan kita masih terbawa rasa malas (Padahal kan lebih baik rajin..tul?) nah di hari pertama sekolah lah kita belajar lagi walaupun tidak jarang hari pertama sekolah guru masih enggan untuk mengajar karena terkena sindrom yang sama dengan para muridnya. heheh boleh jadi dengan belajar dan belajar tak mengenal hari dan waktu kita dapat membentuk karakter sejati, tetapi apabila kita berhenti belajar, siap-siaplah dengan banyaknya ujian-ujian yang akan sulit dilewati.
Salah satu prinsip kiat hidup sukses yang saya sempat baca dan saya sampaikan ketika pengajian selasa (8/7) lalu adalah jangan cepat merasa puas terhadap hasil yang telah dicapai. karena orang yang mudah puas akan menimbulkan kejemuan dan kebekuan. kita seringkali merasa bahwa kita sudah dipuncak keberhasilan, padahal sesungguhnya apa yang kita peroleh hanyalah sedikit sekali sesuai dengan firman Allah :
Dan Kalian tidak diberi ilmu melainkan hanya sedikit sekali (QS 17 : 85)
menerima apa yang diberikan Allah adalah mutlak tapi bukan berarti tidak perlu lagi adanya upaya peningkatan prestasi dan kualitas hidup. Bahkan Islam mendorong umatnya untuk dinamis dan berupaya untuk lebih maju. Perjuangan itu diwajibkan saampai akhir hayat (life is struggle). Allah Swt menyebut umat Islam sebagai umat yang terbaik sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an yang artinya
Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan ditengah manusia..(QS. Ali Imran : 110)
Sebagai umat yang terbaik maka sudah tentu kita dituntut supaya tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah dicapai. kutipan artikel yang saya baca dari sumber Drs. Agus Wahid Rahman "5Kiat menggapai hidup sukses..
Sayapun seringkali diingatkan oleh Upline (Unicore) bahwa yang kita butuhkan adalah sikap mau belajar, "Hidup adalah pembelajaran" ungkap Andrie Wongso dalam bukunya, kalau boleh meminjam analogi yang sudah sangat populer : "Bersikaplah seperti tumbuhan yang selalu hijau, dia selalu hidup dan meruginya kalau kita sudah merasa matang, karena cepat atau lambat kita akan busuk. jadi sang penulis blog-pun sedang belajar banyak mengenai makna hidup, mudah2an dengan apa yang dituangkan dalam blog ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya sendiri yang ingin belajar, belajar dan belajar.
Maka dari itu saya pun ingin belajar mengenal banyak orang dengan cara presentasi..hehe udah dulu y? kita sambung dengan pembelajaran yang lain.. Tapi sebelum ditutup ada pembelajaran yang saya dapati dari public figure yang masih mau belajar merendahkan hatinya untuk mengikuti Audisi Cinta Bertasbih! hehe baru saya melihat ditayangan tv bahwa ada beberapa nama artis yang rela mengikuti audisi bercampur dengan peserta yang lain dan bukan artis dan artis adalah Sahrul Gunawan dan juga Zaskia Adya Mecca (bener ngga ya dia perokok?) kalau iyaa mmm jd sedikit ilfeel, tp bukan itu yang perlu digaris bawahi, yang patut kita ambil pelajaran adalah masih maunya mereka berbaur untuk sama-sama audisi dengan peserta lain. saluut!
itulah belajar! tak hanya ditemui di institusi2 dan sekolah2 saja, tetapi sarana pembelajaran bisa kita dapati darimanapun, bisa dari kita melihat sesuatu, mendengarnya atau melakukannya, so enjoy study.
Wassalamualaikum belajar lagi ah (presentasi maksudnya GOLDPLANER!)
Salah satu prinsip kiat hidup sukses yang saya sempat baca dan saya sampaikan ketika pengajian selasa (8/7) lalu adalah jangan cepat merasa puas terhadap hasil yang telah dicapai. karena orang yang mudah puas akan menimbulkan kejemuan dan kebekuan. kita seringkali merasa bahwa kita sudah dipuncak keberhasilan, padahal sesungguhnya apa yang kita peroleh hanyalah sedikit sekali sesuai dengan firman Allah :
Dan Kalian tidak diberi ilmu melainkan hanya sedikit sekali (QS 17 : 85)
menerima apa yang diberikan Allah adalah mutlak tapi bukan berarti tidak perlu lagi adanya upaya peningkatan prestasi dan kualitas hidup. Bahkan Islam mendorong umatnya untuk dinamis dan berupaya untuk lebih maju. Perjuangan itu diwajibkan saampai akhir hayat (life is struggle). Allah Swt menyebut umat Islam sebagai umat yang terbaik sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an yang artinya
Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan ditengah manusia..(QS. Ali Imran : 110)
Sebagai umat yang terbaik maka sudah tentu kita dituntut supaya tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah dicapai. kutipan artikel yang saya baca dari sumber Drs. Agus Wahid Rahman "5Kiat menggapai hidup sukses..
Sayapun seringkali diingatkan oleh Upline (Unicore) bahwa yang kita butuhkan adalah sikap mau belajar, "Hidup adalah pembelajaran" ungkap Andrie Wongso dalam bukunya, kalau boleh meminjam analogi yang sudah sangat populer : "Bersikaplah seperti tumbuhan yang selalu hijau, dia selalu hidup dan meruginya kalau kita sudah merasa matang, karena cepat atau lambat kita akan busuk. jadi sang penulis blog-pun sedang belajar banyak mengenai makna hidup, mudah2an dengan apa yang dituangkan dalam blog ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya sendiri yang ingin belajar, belajar dan belajar.
Maka dari itu saya pun ingin belajar mengenal banyak orang dengan cara presentasi..hehe udah dulu y? kita sambung dengan pembelajaran yang lain.. Tapi sebelum ditutup ada pembelajaran yang saya dapati dari public figure yang masih mau belajar merendahkan hatinya untuk mengikuti Audisi Cinta Bertasbih! hehe baru saya melihat ditayangan tv bahwa ada beberapa nama artis yang rela mengikuti audisi bercampur dengan peserta yang lain dan bukan artis dan artis adalah Sahrul Gunawan dan juga Zaskia Adya Mecca (bener ngga ya dia perokok?) kalau iyaa mmm jd sedikit ilfeel, tp bukan itu yang perlu digaris bawahi, yang patut kita ambil pelajaran adalah masih maunya mereka berbaur untuk sama-sama audisi dengan peserta lain. saluut!
itulah belajar! tak hanya ditemui di institusi2 dan sekolah2 saja, tetapi sarana pembelajaran bisa kita dapati darimanapun, bisa dari kita melihat sesuatu, mendengarnya atau melakukannya, so enjoy study.
Wassalamualaikum belajar lagi ah (presentasi maksudnya GOLDPLANER!)
OLAHRAGA,,
Temanya Olahraga :
secara harfiah dapat diartikan mengolah raga dengan menggunakan anggota badan untuk mengeluarkan racun-racun dalam bentuk keringat. (Ngartiin sendiri ini mah terus terang) bukan dari kamus wikipedia, hihi..
Nah Olahraga! saya baru banget selesai futsal, futsal merupakan olahraga turunan dari sepakbola, kami semua menaruh harapan besar kepada tim futsal indonesia, yaaa,, klo ngga berprestasi dilapang besar yg normal, kenapa ngga kita berprestasi di bidang futsal yang lapangnya jauh kecil? tul tak? namun kecendrungan bangsa ini jago sekali di bidang olahraga yang bernama Bridge! Olahraga kartu, seperti cabang2nya berikut ini : cabang gapleh, cabang capsah!, cabang kyu-kyu (bener ngga ya nulisnyah?) dan lain sebagainyah, saya yakin sekali di jam 1 lebih 8 menit waktu laptop ini, di luaran sana masih ada yang memainkan cabang Olahraga kartu ini, bukan Atlet PON yang sedang berlaga di Kaltim sana, melainkan atlit-atlit yang merangkap jadi Hansip, ato yang lagi pada nongkrong di dago plaza, ato anak muda yang hobi membunuh waktunya di Circle K dengan bermain kartu menurut mereka Olahraga yang satu ini memang mengasyikan terlebih ditambah dengan sedikit adanya tantangan dengan dibumbui uang, "biar lebih berasa!" ujar mereka!
Hahah, sudahlah lupakan soal mereka, yang jelas itu tugas kami semua untuk segera presentasi usaha Tianshi, agar mereka mendapati lingkungan yang positif, mengingat pula VS (Vision Seminar Bandung hanya tinggal seminggu lagi hari ini)
Wah Olahraga gw makin rutin niyh tampaknya minggu ini (maksudnya prsentasi),, Rabb ijinkan hambamu ini berikhtiar secara militan, Ya Syahiid berikan yang terbaik dari setiap bentuk ikhtiar ini, jauhkan hamba dari zona nyaman,,,aamiin =)
Misi minggu ini :
Gerakan Pagi Buta,,InsyaAllah jauh lebih barokah, lebih fresh! kayanya belum ada yang menjalankan hal yang sama dengan kami..
udah dulu yah, mau cuci muka kemudia witir..
thx anyway , wassalamualaikum =)
Hahah, sudahlah lupakan soal mereka, yang jelas itu tugas kami semua untuk segera presentasi usaha Tianshi, agar mereka mendapati lingkungan yang positif, mengingat pula VS (Vision Seminar Bandung hanya tinggal seminggu lagi hari ini)
Wah Olahraga gw makin rutin niyh tampaknya minggu ini (maksudnya prsentasi),, Rabb ijinkan hambamu ini berikhtiar secara militan, Ya Syahiid berikan yang terbaik dari setiap bentuk ikhtiar ini, jauhkan hamba dari zona nyaman,,,aamiin =)
Misi minggu ini :
Gerakan Pagi Buta,,InsyaAllah jauh lebih barokah, lebih fresh! kayanya belum ada yang menjalankan hal yang sama dengan kami..
udah dulu yah, mau cuci muka kemudia witir..
thx anyway , wassalamualaikum =)
Sabtu, Juli 12, 2008
Mukadimah
PUNYA BLOG TAPI LUPA PASSWORD? PERNAH MENGALAMINYA?
Hihi, inipun terjadi pada diri saya.. beberapa periode yang lalu saya memiliki account fs dan juga blog ,dengan niat hati untuk mencurahkan segala kemampuaan di bidang Jurnalistik (Jurusan Kuliah di Kampus Saya) namun apa daya, Mood sering kali jadi kendala bagi seorang yang Melankolis seperti saya heehe, sampe segitunya, Hinggga satu saat beberapa minggu pa Himawan (Silver Lion) menanyakan " Gimana Program Menulis Kita?" Spontan gw menjawab "Klo gw udah pake media Blog untuk menulis" walaupun rasanya "Tara pernah nulis" karena apa? ya itu tadi cuman gara-gara Mood, Pelajaran pertama dari menulis blog adalah : Niat, tergantung niatnya dulu, mau dijadikan apaan nih tulisan kita, hah rasanya gw ingin sekali membaca buku yang ada di Stockist dengan judul : Menjadi Powerfull dengan Menulis. seringkali kita dibuat penasaran dengan Judul buku yang judulnya spektakuler! berkaitan dengan bab Niat dari apa yang gw baca bahwa Niat : adalah pekerjaan hati, bukan pekerjaan lisan dari buku yang ditulis Ust. Aam Amirudin, jadi insya Allah dengan menuliskan pengalaman hidup di Blog ini bukan untuk semata-mata ingin membangga-banggakan diri (Haduh siapa juga GW?) , bukankah pengalaman hidup bisa kita dapatkan dari cerita orang? saya sangat setuju sekalii dengan hal ini, Tujuan dibuatnya blog romanajemen ini dalam hal pribadi adalah mengasah apa yang sudah Allah turunkan kepada hambanya ini, mengingat nilai disemester kemarin gw jeblok, dan dibisnis pun saya mengalami kemerosotan yang menyebabkan krisis kepercayaan,hohow tapi tenang itu mah udah lewat jamannya! sekarang berkomitmen untuk memenuhi semua goals didepan (Goalsnya apa?) ntar diceritain di Posting berikutnya. pernah ketika gw menjalani studi D3 kala itu sudah masuk nulis TA, dan lembaran TA gw di coret-coret oleh dosen pembimbing hanya karena nulisnya terlalu banyak bahasa lisan yang dituliskan, alhasil ya malu..
satu lagi yang ingin menjadi tujuan penulis ingin sampaikan, menekan rasa terburu-buru, karena terburu-buru merupakan salah satu sifat syetan, kemarinan gw bikin blog karena terburu-terburu tp sekarang mudah2an tidak dan hasilnya maksimal? hihihi karena gw baru sajah berlangganan internet di rumah dengan 150rb/bln spuasnya, jadi mudah2an bisa optimal dan bermanfaat..aammiin
Hihi, inipun terjadi pada diri saya.. beberapa periode yang lalu saya memiliki account fs dan juga blog ,dengan niat hati untuk mencurahkan segala kemampuaan di bidang Jurnalistik (Jurusan Kuliah di Kampus Saya) namun apa daya, Mood sering kali jadi kendala bagi seorang yang Melankolis seperti saya heehe, sampe segitunya, Hinggga satu saat beberapa minggu pa Himawan (Silver Lion) menanyakan " Gimana Program Menulis Kita?" Spontan gw menjawab "Klo gw udah pake media Blog untuk menulis" walaupun rasanya "Tara pernah nulis" karena apa? ya itu tadi cuman gara-gara Mood, Pelajaran pertama dari menulis blog adalah : Niat, tergantung niatnya dulu, mau dijadikan apaan nih tulisan kita, hah rasanya gw ingin sekali membaca buku yang ada di Stockist dengan judul : Menjadi Powerfull dengan Menulis. seringkali kita dibuat penasaran dengan Judul buku yang judulnya spektakuler! berkaitan dengan bab Niat dari apa yang gw baca bahwa Niat : adalah pekerjaan hati, bukan pekerjaan lisan dari buku yang ditulis Ust. Aam Amirudin, jadi insya Allah dengan menuliskan pengalaman hidup di Blog ini bukan untuk semata-mata ingin membangga-banggakan diri (Haduh siapa juga GW?) , bukankah pengalaman hidup bisa kita dapatkan dari cerita orang? saya sangat setuju sekalii dengan hal ini, Tujuan dibuatnya blog romanajemen ini dalam hal pribadi adalah mengasah apa yang sudah Allah turunkan kepada hambanya ini, mengingat nilai disemester kemarin gw jeblok, dan dibisnis pun saya mengalami kemerosotan yang menyebabkan krisis kepercayaan,hohow tapi tenang itu mah udah lewat jamannya! sekarang berkomitmen untuk memenuhi semua goals didepan (Goalsnya apa?) ntar diceritain di Posting berikutnya. pernah ketika gw menjalani studi D3 kala itu sudah masuk nulis TA, dan lembaran TA gw di coret-coret oleh dosen pembimbing hanya karena nulisnya terlalu banyak bahasa lisan yang dituliskan, alhasil ya malu..
satu lagi yang ingin menjadi tujuan penulis ingin sampaikan, menekan rasa terburu-buru, karena terburu-buru merupakan salah satu sifat syetan, kemarinan gw bikin blog karena terburu-terburu tp sekarang mudah2an tidak dan hasilnya maksimal? hihihi karena gw baru sajah berlangganan internet di rumah dengan 150rb/bln spuasnya, jadi mudah2an bisa optimal dan bermanfaat..aammiin
Langganan:
Postingan (Atom)